Ini 3 Nama Murid Ralf Rangnick yang Pantas untuk Jadi Pelatih Manchester United

Senin, 29 November 2021, 00:56 WIB
133

Ralf Rangnick dan Manchester United sudah sepakat untuk menjalin kerja sama secara profesional sebagai pelatih interim hingga kompetisi musim 2021/22 selesai. Lalu siapa yang akan menjadi pelatih baru The Red Devils mulai musim 2022/23 mendatang?

Nama Ralf Rangnick memang kalah pamor ketimbang Carlo Ancelotti atau Jose Mourinho. Maklum sebagai pelatih kariernya tidak terlalu mentereng dengan trofi gelar juara. Namun, untuk urusan program pengembangan klub dan pembinaan pemain muda, Rangnick adalah ahlinya.

Selain berhasil mengembangkan klub medioker seperti Red Bull Leipzig menjadi klub besar, Ralf Rangnick juga piawai membimbing pelatih-pelatih muda di Jerman. Pelatih top dunia seperti Thomas Tuchel, Julian Nagelsmann, dan Jurgen Klopp adalah hasil didikan dirinya.

Dengan demikian, Ralf Rangnick kemungkinan besar akan membawa muridnya untuk menjadi pelatih atau manajer di Manchester United untuk musim 2022/23. Soalnya setelah musim ini selesai, Rangnick akan menjabat posisi konsultan di Manchester United.

Berikut adalah murid-murid Ralf Rangnick yang pantas menjadi pelatih Manchester United mulai musim 2022/23 versi Edisi Bonanza88.

1. Adi Hutter (Borussia Monchengladbach)

Adi Hutter bekerja sama dengan Rangnick di RB Salzburg pada 2014/15 ketika dia menjadi pelatih kepala sedangkan Rangnick menjabat sebagai direktur sepakbola. Meski hanya bertahan setahun, Hutter sukses mempersembahkan gelar ganda Bundesliga Austria dan Piala Austria.

Dari Salzburg, dia beralih ke Swiss untuk memimpin Young Boys selama 3 musim dan menghadirkan gelar juara liga di musim terakhirnya. Dia kemudian kembali ke Jerman untuk membesut Eintrach Frankfurt dari 2018/19 hingga 2020/21.

Meski prestasi terbaiknya hanya finis kelima di Bundesliga dan menembus semifinal Liga Europa, kinerja Hutter di Frankfurt banyak dipuji berkat permainan yang agresif dan menekan. Dia juga berhasil menghidupkan kembali performa Andre Silva dan Luka Jovic.

Hutter sendiri sejak musim panas lalu membesut Gladbach menggantikan Marco Rose yang pindah ke Dortmund.

2. Jesse Marsch (RB Leipzig)

Jesse Marsch merupakan asisten Ralf Rangnick ketika membesut RB Leipzig di musim 2018/19. Ketika itu dia membantu Rangnick membawa tim tersebut finis ketiga di Bundesliga dan mencapai final DFB Pokal.

Musim berikutnya, dia menjadi pelatih kepala di RB Salzburg menggantikan Marco Rose. Marsch sukses besar dengan meraih gelar ganda Bundesliga Austria dan Piala Austria selama 2 musim beruntun pada 2019/2020 dan 2020/2021. Awal musim ini, dia kembali ke Leipzig untuk menjadi pelatih kepala.

Jesse Marsch dikenal sebagai pelatih disiplin dan tegas yang tak segan menerapkan sejumlah larangan. Secara pemainan, dia dikenal sebagai penggemar gegenpressing dan kerap mengandalkan pola 4-2-3-1 meski juga tak jarang memainkan skema 3-4-2-1.

3. Marco Rose (Borussia Dortmund)

Marco Rose bekerja sama dengan Ralf Rangnick di RB Salzburg ketika Rangnick menjadi direktur sepakbola, sedangkan Rose melatih tim U-16, U-18, hingga akhirnya tim utama. Rose berhasil membawa Salzburg menjuarai Bundesliga Austria 2 musim beruntun pada 2017/2018 dan 2018/2019.

Rose kemudian hengkang Borussia Monchengladbach dan membawa tim itu finis 4 besar serta merebut tiket Liga Champions. Musim lalu, dia membawa Gladbach menembus 16 besar Liga Champions. Musim ini, dia membesut Dortmund yang kini bertengger di posisi kedua klasemen Bundesliga.

Rose dikenal memiliki filosofi permainan bertempo tinggi dan menyerang. Pria 45 tahun ini juga penggemar pola 4-2-3-1 meski juga kerap memainkan 4-3-3. Kedua pola ini terbilang sudah familier bagi skuat United sehingga akan memudahkan mereka beradaptasi.